• 25

    Nov

    Farewell, "My Friends"

    Saya sudah mencoba dan ternyata memang belum bisa. Sejak Juli kemarin saya telah menerapkan serangkaian metode kampanye untuk menggugah dan mencari dukungan masyarakat akan perlunya kandidat presiden dari generasi baru. Saya sudah mencoba meyakinkan publik bahwa anak-anak muda juga pantas untuk dipertimbangkan sebagai calon-calon pemimpin pada Pemilu 2009. Saya melakukannya dengan berbagai cara, dengan iklan di televisi nasional, dalam berbagai acara dialog di radio, tv, koran dan majalah, dalam pertemuan serta keterlibatan di berbagai forum diskusi di banyak penjuru tanah air, dengan penerbitan buku, serta dengan Facebook, Youtube, dan berbagai forum di Internet. Sejauh ini saya cukup senang bahwa dalam beberapa pembicaraan di tingkat nasional, isu tentang generasi muda dan alternatif ke
  • 4

    Nov

    UU Pilpres Tutup Peluang Capres Muda

    JAKARTA–MI: UU Pilpres yang menyatakan syarat pengajuan calon presiden harus diajukan oleh partai yang memiliki 20% kursi di parlemen atau 25% suara sah secara nasional dianggap menutup kesempatan bagi muka-muka baru untuk mencalonkan diri menjadi presiden. Direktur Eksekutif Freedom Institute Rizal Mallarangeng menjadi salah satu orang yang merasa keberatan dengan persyaratan tersebut. “Kita-kita yang muda ini hampir secara politik peluangnya tertutup dengan pembatasan sedemikian tinggi, harapan kaum muda untuk maju dalam pemilihan presiden 2009 hampir kosong. It’s too difficult, terlalu banyak kompromi, banyak biaya,” kata Rizal dalam orasi dan diskusi politik yang diselenggarakan di Kampus Fisip UI, Depok, Kamis (30/10).Menurut Rizal, proses sirkulasi kepemimpi
  • 4

    Nov

    Revisi UU Pemilu/Pilpres agar Lebih Demokratis

    Bakal calon presiden Rizal Mallarangeng pesimistis dapat maju dalam pilpres 2009 dari jalur independen. Namun doktor lulusan Amerika itu optimistis demokrasi di negeri ini akan semakin berkembang di masa mendatang. Dalam usianya yang baru 44 tahun, Rizal mengaku serius maju sebagai Capres. Kalaupun terganjal untuk 2009, masih ada waktu 2014, bahkan pada tahun 2019 usianya masih 55 tahun.Pemikiran Rizal adalah bahwa generasi muda sudah waktunya maju dan harus dimulai dari sekarang. Mereka yang muda-muda harus memberikan pemikiran sehingga dapat dibaca dan diketahui masyarakat. Rakyatlah yang akan menilai mereka apakah layak menjadi pemimpin atau tidak nantinya. Terkait RUU Pemilu dan Pilpres, Rizal mengatakan persyaratan memajukan capres jangan terlalu berat, misalnya harus 30 persen. Ka
  • 4

    Nov

    UU Pilpres Hambat Regenerasi

    JAKARTA(SINDO) - Syarat 20% kursi atau 25% suara yang tertuang dalam UU Pemilu Presiden dinilai hambat regenerasi kepemimpinan nasional.Ketua Majelis Syura (MS) Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyayangkan keputusan syarat dukungan tersebut. Sebab, syarat tersebut akan menyulitkan capres muda untuk ikut bersaing di Pilpres 2009. “Kalau (sudah) ada yang mengajukan judicial review ke MK (Mahkamah Konstitusi), lalu ditolak misalnya, ini sulit bagi yang usia muda untuk tampil,”ujar Yusril seusai menjadi pembicara dalam acara “Orasi dan Diskusi Politik: Merumuskan Agenda Politik Kaum Muda dalam Pemilu 2009″ di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, kemarin. Hadir dalam diskusi tersebut, antara lain Direktur Eksekutif Freedom Institute Rizal Mallarang
  • 8

    Oct

    Rizal Mallarangeng: Si Aktivis Tipe Baru

    Ditulis oleh holden Saya ingin mencatat beberapa hal tentang Rizal Mallarangeng, sebab Bung yang satu ini punya latar belakang yang menarik sebagai seorang mantan aktivis mahasiswa. Orang Indonesia mengenal beberapa pepatah yang mempunyai arti sia-sia. Di antaranya adalah pungguk merindukan bulan dan mimpi di siang bolong. Jika kita melihat iklan politik para calon kontestan pemilihan umum mendatang, kita sering berpikir apakah mereka sudah luntur keindonesiannya dan mulai lupa dengan pepatah-pepatah di atas. Soetrisno Bachir hampir bukan siapa-siapa jika saja iklannya tidak sedemikian eksesif nyelonong tanpa permisi ke ruang keluarga kita beberapa bulan belakangan ini. Sementara Rizal Mallarangeng mungkin cuma dikenal oleh kalangan terbatas masyarakat Indonesia sebelum mulai akrab dengan
  • 12

    Sep

    Rustam F. Mandayun: Jurnalistik Mempertemukan Saya dengan Celli

    Masih muda tapi punya pergaulan yang luas, itulah kenangan yang diingat Rustam F. Mandayun, Corporate Scretary TEMPO, tentang Rizal Mallarangeng ketika kuliah di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Rustam yang masuk ke FISIP UGM lebih awal dibandingkan Rizal, tahu banyak aktivitas adik kelasnya itu di kampus. “Saya senior dia, empat tahun di atasnya. Tapi dia bisa bergaul lintas generasi. Saya awalnya tentu lebih kenal kakaknya, Anto (Andi Mallarangeng), yang angkatan ‘82 itu,” tutur Rustam. Meski beda angkatan, Rizal Mallarangeng bisa bersahabat dengan Rustam lantaran mereka sama-sama aktif di kepengurusan Jurusan Komunikasi FISIP UGM dan mempunyai minat yang sama. “Dia punya minat yang sama dengan saya, yaitu di bidang jurnalistik. Itu yang membuat kita bisa sege
  • 12

    Sep

    Catatan dari Nono Makarim terhadap "Surat Untuk Semua" dari Rizal Mallarangeng

    Ditulis oleh Nono Anwar Makarim Atika (istri Nono Makarim-red.) langsung berkata, “Saya dukung,” saat saya beritahu bahwa Celli (Rizal Mallarangeng) mau terjun di kancah Candradimuka. Lalu saya berpikir. Ketika menerima surat jawaban Celli, saya berpikir lebih lanjut. Hasilnya alakadarnya, di bawah ini:   CELLI MUSTI BERPIKIR JUGA 1 Tiada yang ajaib dalam status muda, kecuali bahwa mereka dibesarkan dalam keadaan yang lebih buruk ketimbang zaman orangtuanya dibesarkan. Banyak yang cerdas, begitu pula dengan generasi tua. Banyak yang punya integritas tangguh, begitu pula yang tua-tua. Banyak yang punya hati, seperti generasi ayah dan kakeknya. Seperti generasi tua, banyak juga orang muda yang korup. Status muda bukan alasan yang cukup kuat untuk terjun ke arena pem
  • 12

    Sep

    Banyak Calon, Peluang Tipis

    JAKARTA(SINDO) - Kandidat presiden untuk 2009 terus bermunculan. Sementara tiket calon presiden akan diperketat melalui syarat dukungan parpol dalam RUU Pilpres. Jumlah calon presiden yang akan diusung partai politik (parpol) atau diwacanakan ikut Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 mendatang sudah mencapai puluhan tokoh. Di antara mereka, ada yang telah resmi diusung partainya, seperti Megawati Soekarnoputri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Yusril Ihza Mahendra dari Partai Bulan Bintang, dan Susilo Bambang Yudhoyono yang hampir pasti maju kembali lewat Partai Demokrat. Selain itu, masih banyak tokoh parpol yang berpeluang besar maju sebagai capres ataupun cawapres, seperti Jusuf Kalla dari Partai Golkar. Kalla kemungkinan besar akan berebut pengaruh dengan Akbar Tandjung, Fadel
  • 12

    Sep

    Di Hadapan Koresponden Asing Rizal Mallarangeng Paparkan Alasannya Maju

    Berbicara di hadapan sejumlah wartawan asing yang bertugas di Jakarta, Kamis (11/9), Rizal Mallarangeng berkesempatan menyampaikan alasannya maju sebagai calon presiden dalam Pemilu 2009. Dalam acara yang diselenggarakan oleh Jakarta Foreign Correspondent Club (JFCC) di Intercontinental Hotel Jakarta itu, selain Rizal tampil juga dua orang kandidat presiden, Amien Rais dan Rizal Ramli. Mengulang pernyataan politik yang sering disampaikannya dalam berbagai kesempatan, Rizal kembali menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan nasional bagi Indonesia yang bergerak ke depan. “Regenerasi kepemimpinan nasional penting, jika tidak dimulai pada 2009, kita mungkin akan terlambat. Kita harus membuka pintu bagi pendidikan politik. Ini bukan soal saya, Rizal Mallarangeng, tapi ini soal genera
  • 12

    Sep

    New Blood Needed in Indonesia: Presidential Hopeful

    Ditulis oleh Aubrey Belford JAKARTA (AFP) - The old faces of Indonesia’s elite look set to dominate next year’s presidential election but new blood is needed to end the poverty and corruption plaguing the country, outsider presidential hopefuls said on Thursday. The long campaign for the 2009 vote is already under way and is shaping up as a contest between the incumbent ex-general, President Susilo Bambang Yudhoyono, and his predecessor Megawati Sukarnoputri. While polls show both leaders dominating the race, Indonesians are fed up with unfulfilled promises 10 years after the 1998 overthrow of dictator Suharto, candidate Rizal Mallarangeng told a forum with foreign journalists. “I respect these leaders, I respect my seniors, but it is just not healthy if in the last 10 y
- Next

Author

Follow Me